POLITIK

Bawaslu SulSel : Sosialisasi Memilih Kolom Kosong Bukan Pelanggaran, Tidak Dilarang

BeritaTuntas.com. Makassar.- Usai Beredarnya tanggapan Syahrir Cakkari (Ketua PERADI) yang mengugkapkan kampanye Kolom Kosong di Pemilihan Kepala Dearah (Pilkada) masuk dalam kategori pelanggaran.

Kini mendapat tanggapan Oleh ketua Bawaslu SulSel Laode Arumahi, Dia mengatakan bahwa masyarakat mesti membedakan antara Kampanye dan mensosialisasikan, Kampanye mengajak memilihnya dan subyeknya adalah Paslon atau tim, sedangkan Sosialisasi memberi pemahaman agar mengerti, subyeknya adalah penyelenggara KPU, Bawaslu serta masyarakat pro demokrasi

Di tanyai terkait Boleh tidaknya masyarakat atau Penggiat Demokrasi Mensosialisasikan kepada Masyarakat untuk memilih atau tidak memilih kolom kosong di Pilkada, Dirinya menegaskan Bahwa Tidak Ada larangan, Sangat Boleh

“Mensosialisasikan memilih atau tidak memilih kolom kosong/Kotak Kosong di Pilkada bukan pelanggaran”

Lanjut Laode, memilih kolom kosong sah menurut UU karena ini terkait pendidikan politik atau dan terkait hak pilih warga negara.

Menurutnya Justru Yang dilarang adalah mengajak Orang untuk tidak memilih (golput) atau menjelek-jelekan Paslon lain.

Sebelum mendapat tanggapan dari Ketua bawaslu Sulsel Pernyataan Syahrir Cakkari ini juga sempat di tanggapai oleh Andi Nurhatman yang Akrab disapa dengan Atong Pulang Kampung (APK),

Atong mengugkapkan bahwa Mencoblos atau mensosialisasikan Kotak Kosong itu sudah sangat jelas di atur didalam UU No.10 tahun 2016 pada pasal 27 ayat 1. Dan pada ayat 2 dijelaskan “materi sosialisasi pemilihan dengan 1 (satu) pasangan calon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat informasi berupa memilih kolom kosong tidak bergambar dinyatakan Sah.

Menurutnya Memilih dan mensosialisasikan Kotak kosong dalam undang undang jelas tak ada larangan ataupun perbuatan pidana. Kecuali dalam sosialisasi kita menyampaikan Black Campaign, menghasut atau mengajak masyarakat untuk golput, itu baru dilarang.

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top