HUKUM

Tidak Menghadiri Pemeriksaan Polda Sulsel, Kadis Kesehatan Enrekang Bakal di Jemput Paksa

BeritaTuntas.com. Makassar.- Kepala Dinas Kesehatan Enrekang  (Kadis Kesehatan Enrekang) Yang merupakan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan RS Pratama Kab.Enrekang Tahun Anggaran 2015 bakal di Jemput paksa Polda Sulsel.

Penjemputan paksa ini karena yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan dari penyidik Polda Sulsel yang di jadwalkan pada hari ini 15 Desember 2017.

Sekedar diketahui Penyidik Polda Sulsel hari ini telah memeriksa dua Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan RS Pratama Kab Enrekang Tahun Anggaran 2015 yakni Ir AM Kilat Karaks selaku Direktur PT Kaka Utama dan Sandi Dwi Nugraha selaku pihak swasta.

Usai menjalani pemeriksaan terhadap kedua tersangka, Penyidik Polda Sulsel langsung Melakukan Penahanan selama 20 hari TMT 15 Desember 2017 S/D 03 Januari 2017 di Rutan Polda Sulsel .

Sedangkan terhadap tersangka AN. dr.Marwan Ahmad Ganoko. Selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab. Enrekang. Tidak memenuhi panggilan penyidik polda sulsel

Karena yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan Penyidik pada hari ini, Polda Sulsel bakal kembali menerbitkan surat panggilan ke dua disertai surat perintah membawa

“Satu tersangka AN. dr.Marwan Ahmad Ganoko bakal kita terbitkan kembali surat panggilan kedua di sertai surat perintah membawa ” Ungkap Dicky Sondani Kabid Humas Polda Sulsel

Pembangunan RS Pratama Kab Enrekang Proyek itu menggunakan PAGU Anggaran sebesar Rp4.738.000.000,- (Empat Milyar Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Rupiah). Yang bersumber dari yang APBD DAK Tahun 2015. Kerugian negara sesuai perhitungan BPKP mencapai lebih dari 1 miliar rupiah.

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top