HUKUM

Polda Sulsel Berhasil Mengugkap Pelaku Penyebar Video Provokatif Pembakaran Motor Polisi di Alauddin Makassar

Penyebarkan video provokatifBeritaTuntas.com.-Makassar.- Dit reskrimus Polda Sulsel kembali mengugkap kasus Cyber Crime,yang bermotif penguggahan dan Penyebarkan video provokatif dan informasi palsu, menyesatkan serta menggiring opini negatif yang kemudian menjadi viral dan merusak citra salah satu Universitas di Makasar serta Kegiatan Operasi Zebra yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, pelaku dikenakan pasal

Adapun kronologi pengugkapan kasus cyber ibiu bermula Pada Hari Rabu tanggal 15 November 2017 sekitar pk 12.00 Wita anggota Dit Reskrimsus Polda Sulsel a.n ERWIN melihat sebuah postingan video pembakaran motor anggota kepolisian di depan kampus Unismuh makassar dengan caption “akibat Operasi Zebra” pada media sosial facebook yang diunggah oleh akun facebook Fendy pada tanggal 5 November 2017.

Setelah memperhatikan video tersebut diketahui bahwa video tersebut adalah video kejadian tahun 2016 dan bukanlah video kerusuhan akibat operasi Zebra 2017 seperti yang di publikasikan pelaku, melihat video tersebut sudah sangat viral dan menjadi polemik di media sosial, Lk. ERWIN kemudian melakukan membuat Laporan Polisi terkait publikasi video yang seolah-olah ingin menebarkan provokasi dan berita palsu kepada orang lain terkait operasi Zebra yang di lakukan oleh pihak Kepolisian.

Adapun video tersebut telah menjadi viral di media sosial dan menjadi bahan provokatif terhadap para pengguna media sosial yang menonton video tersebut, dimana video tersebut sudah ditayangkan sejumlah 7.300.000 (tuiuh juta tiga ratus ribu) kali, mendapatkan komentar sejumlah 11.000 (sebelas ribu), like dan emotion sejumlah 57.000 (lima puluh tujuh ribu) serta 100.600 (seratus ribu enam ratus) kali dibagikan oleh pengguna media sosial lainnya namun dengan isi konten provokatif dan menyesatkan pengguna media sosial di seluruh Indonesia yang berdampak buruk terhadap citra Salah satu Universitas di Makassar maupun Operasi Zebra yang dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Penyebarkan video provokatif

Konfres Polda Sulsel dan Pihak dari universitas Muhammadya Makassar

Setelah melakukan penyidikan terhadap akun facebook Fendy Pengunggah dan pembagi konten video provokatif dan informasi palsu tersebut dan mendapatkan beberapa informasi terkait pemilik akun facebook Fendy serta mendapati bahwa pemilik akun Fendy sering membagikan video yang berhubungan dengan Penindakan aparat kepolisian utamanya penindakan oleh Personil Lalu Lintas kepada Pelanggar Lalu Lintas.

Pihak penyidik akhirnya menemukan pemilik akun bernama Fendy tersebut, Pemilik akun tersebut adalah seorang Pria berumu 30 Tahun yang bernama IWAN ALEK EFENDI ALIAS FENDI BIN RAMIMIN yang beralamat di Jln. Nusa Kambangan Prov. Bali

Setelah Diamankan polisi sekitar pukul 11.50 wita di salah satu Rumah makan cepat saji kota Denpasar, Provinsi Bali, kini tersangka berada di Polda Sulsel untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top