Prov Sulsel

Wagub Berharap Pola Penentuan Model Penanggulangan Kemiskinan Tidak Diseragamkan

penanggulangan kemiskinanBeritaTuntas.com.Makassar.- Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang menegaskan, untuk mendapatkan model dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, pemerintah dan pihak terkait harus terlebih dahulu mengetahui penyebab sehingga masyarakat menjadi miskin.

“Sebelum menentukan model atau pola dalam upaya pengentasan kemiskinan, seharusnya kita semua yang terkait harus terlebih dahulu mengetahui penyebab sehingga masyarakat itu miskin,” kata Agus ketika menerima Tim dari Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia bersama The Ford Foundation, di Rujab Wagub, Senin (18/9).

Kedatangan tim dari Kemenko Bidang PMK bersama The Ford Foundation yang dipimpin Deputi Penanggulangan Kemiskinan dan Pembangunan Kawasan Pedesaan Kemenko Bidang PMK RI, Rezki Sisindra menemui wakil, gubernur untuk mengkoordinasikan rencana pelaksanaan rapat koordinasi (rakor).

Agenda tersebut penguatan model penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat  yang telah dilaksanakan di Sulawesi Selatan untuk dijadikan model secara nasional.

Agus Arifin Nu’mang juga mengatakan, penentuan model penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat sebaiknya tidak seragam polanya dengan masing masing daerah. Tetapi harus menyesuaikan dengan kebijakan masing masing daerah. Begitu juga dengan kondisi lingkungan dan potensi serta faktor kesulitan daerah yang juga berbeda.

Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu menyarankan agar dibuat beberapa model. Kemudian menentukan model mana yang akan cocok untuk diterapkan di daerah tertentu berdasarkan potensinya dan layak untuk dikembangkan dalam rangka menyejahterahkan rakyat secara berkesinambungan.

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top