PILKADA ENREKANG

Begini Alasan Muslimin Bando Hijrah Dari PAN Ke Partai Golkar

BeritaTuntas.com. Makassar.- Bupati Enrekang yang juga merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Enrekang Muslimin Bando,mengugkapkan Alasan Hijrah dari PAN ke Partai Golongan Karya (Golkar) pada acara Wawancara Bakal Calon Bupat/Walikota DPW Partai Amanat Nasional, Swiss Belin Hotel makassar (5/08/2017)

Alasan Hijrah tersebut di sampaikan Muslimin Bando sebelum membacakan Visi Misinya di hadapan Para Pengurus, DPD PAN Enrekang dan DPW PAN Sulsel

Muslimin memulai ceritanya Pada 2012 silam di mana pada saat itu dirinya berstatus sebagai Ketua PAN Enrekang, Iya mengatkan saat itu muncul polemik di tingkat DPP PAN bahwa dirinya bakal mundur sebagai Ketua DPD PAN Enrekang

Muslimin mengatakan Pada saat dirinya berkeinginan untuk maju kembali di Pilkada Enrekang 2013 lalu, Dirinya yakin bahwa sudah pasti akan di usung oleh PAN, yang pada saat itu memiliki 5 kursi.

Tapi menurut Muslimin jika Pada saat itu dirinya hanya di usung oleh PAN Sendiri, Dirinya tidak bakal bisa lolos sebagai bakal Calon karena Kursi PAN hanya lima kursi, oleh karenaitu dirinya berinisiatif untuk mencari tambahan Partai untuk mencukupkan sayarat dukungan itu.

Muslimin Pun memastikan jika dirinya tidak di usung oleh Golkar Pada Pilkada 2013 lalu, maka dia akan kalah, Karena menurut Muslimin Bando pemilih Golkar di kabupaten Enrekang masih memiliki 9 kursi.

Singkat cerita Pria yang akrap di Sapa MB tersebut akhirnyan mendatangi DPP Partai Golkar, dan ditemui langsung oleh koleganya sesama pengiat koprasi Nurdin Halid

Hasil dari pertemuan nya dengan DPP Golkar memberi Syarat kepada dirinya jika ingin diusung Partai Golkar, dirinya tidak boleh menjadi ketua partai.

Muslimin pun berfikir dari pada dirinya tidak di usung oleh Partai Golkar dan kalah di Pilkada 2013 dia pun berinisiatif mencari teman yang bisa pegang PAN di Enrekang.Yang penting dirinya bersama Golkar saja dulu.

Hasil dari pencarian tersebut Akhirnya saya bertemu dengan Salah satu Fungsionaris DPW PAN Sulsel yang juga berdarah Enrekang Jamal Bijang. dan beliau bersepakat untuk memegang PAN.

Dan Hasilnya pada Pemilu 2014 lalu PAN berhasil mendapatkan Tujuh kursi, yang pada pemilu sebelumnya hanya mendapatkan Lima kursi.

Bukan Cuma Peningkatan Perolehan kursi namun PAN juga berhasil mendudukan Kadernya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Enrekang, PAN berhasil mengalahkan Partai Golkar yang juga mendapatkan tujuh kursi tapi kalah selisih Suara denga PAN

Iya pun mengugkapkan jika keberhasilan PAN meraih pujuk pimpinan DPRD Kabupaten Enrekang tak Lepas dari kerja kerja nya

“Seperti Itulah Muslimin Bando Yang keluar dari Ketua PAN yang bisa menduduk PAN Menjadi ketua DPRD Enrekang” Ungkap Pria yang Pernah menjadi loper koran ini

Lanjutnya, Sekarang Isu di DPP PAN Lagi panas panas nya bahwa Saya Itu di Anggap Murtad karena saya lebih memilih menjadi Ketua Partai Golkar dari pada menjadi Ketua PAN Enrekang.

Saya pun beralasan meningalakn PAN karena saya punya hitung hitungan data Survey yang kami lakukan bekerja sama dengan LSI, yang Hasilnya memotret bahwa lebih 30 % pemilih Enrekang adalah pemilih fanatik Prtai Golkar,dan Lebih dari 20% Pemilih Fanatik PAN, hitung hitunganya Jika Saya meninggalakan Golkar maka saya akan kalah lagi di Pilkada 2018 mendatang,

Muslimin pun mengugkapkan jika Partai Golkar di kendarai oleh orang lain selain saya dan berhasil Menjadi Bupati di Pilkada Enrekang maka PAN akan tersiksa di Pemilu 2019 medatang.

Pada acara Wawancara Bakal Calon Bupat/Walikota DPW Partai Amanat Nasional, di Swiss Belin Hotel makassar tersebut Bupati Enrekang Muslimin Bando bersaman dengan bakal Calon Walikota Makassar Samsul Rizal yang sekranag menjabat Wakil Walikota Makassar.

Acara ini juga di Hadiri oleh enam Anggota DPRD Kabupaten Enrekang dari Partai Amanat Nasional.

—–Baca Juga—–

 

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top