KABUPATEN ENREKANG

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Bak Sampah Enrekang, Kembali Menyeret Tiga Tersangka Baru

BeritaTuntas.com.Enrekang.- Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang kembali menetapkan tiga tersangka baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Yang bersumber dari DAK tahun 2014 sebesar Rp 551 juta

Proyek ini Di Indikasi adanya penyimpanan atau penyelewengan terkait bak sampah tersebut, dan diinikasi adanya perbuatan melawan hukum yang diduga kuat dilakaukan oleh para tersangka.

Penetapan tersangka disampaikan Kepala Kejari Enrekang, Noer Adi didampingi Kasi Intel, Sinrang dan Kasi Pidsus, Nasaruddin Agussalim.Ketiga tersangka baru adalah HPv (33), AR (39) dan RA (39), ketiga tersangka berperan sebagai pelaksana kegiatan proyek tersebut.

Menurut Kajari Enrekang Noer Adi, ada indikasi mark up anggaran dalam spesifikasi alat yang digunakan dalam proyek tersebut.

“Penetapan tiga tersangka ini merupakan hasil penyelidikan terkait fakta-fakta baru dari persidangan terhadap tersangka sebelumnya (Hardi),” ujar Noer Adi.

Dalam Kasus korupsi proyek pengadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sudah ada empat tersangka yang diseret Kejari Enrekang dalam kasus tersebut. Satu telah di vonis sebagai bersalahn ,tiga lainya masih sebagai Tersangka.

Sekedar diketahui Proyek proyek pengadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sebelumnya telah menyeret, Mantan Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (KKLHKP) yang sekarang menjadi kepala Dinas Kepala Dinas Disperindag Enrekang telah mendapat dulu divonis satu tahun penjara.

Namaun Yang bersangkutan belum kunjung di tahan, karena yang bersangkutan telah mengajukan banding atas Vonis dirinya.

Sesuai audit BPKP Sulsel kerugian negara royek pengadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sebesar 151 juta rupiah

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top