PILGUB SUL -SEL

Pasca Penetapan Setnov Tersangka, Arqam Azkin: Golkar Akan Mengusung Diantara dua Orang Ini Di Pilgub

BeritaTuntas.com.Makassar.- Pasca Penetapan ketua DPP Golongan Karya Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, Senin (17/7). diprediksi akan berdampak pada konstalasi politik di Sulawesi Selatan (Sulsel) menjelang Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Ternyata efek penetapan setnov sebagai tersangka oleh KPK tidak hanya berdampak pada eskalasi politik Nasioanl, Tapi juga akan berimbah pada politik Lokal sulsel.Setnov di tetapkan sebagai tersangka lantaran namanya seringkali disebut-sebut oleh Anggota DPR RI lain yang terlibat pada kasus e-KTP.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar, Arqam Azikin menuturkan, jika Nurdin Halid (NH) kemungkinan besar akan menduduki posisi Pelaksana Ketua Umum Partai Golkar, rival terberatnya ada 2 figur yaitu Luhut B Panjaitan, dan Airlangga.

Dia menambahkan, DPP Partai Golkar akan segera MunasLub, dan Kalo NH yang PLT Ketua Umum DPP Golkar maka posisi Calon Gubernur Sulsel akan terganti. sebab NH dipastikan tidak mampu menjalankan 2 agenda politik secara bersamaan.

Nah, kedua calon Gubernur Sulsel 2018, Nurdin Abdullah dan Agus Arifin Nu’mang punya peluang besar mengendarai Partai Golkar, secara otomatis posisi Wakil Gubernur Sulsel usungan Partai Beringin ini bisa berganti, Terang Arqam.

Maka Cagub Sulsel 2018, lanjut Arqam, hanya tiga tokoh yang bertarung yakni Ichsan Yasin Limpo (IYL), Nurdin Abdullah (NA), dan Agus Arifin Nu’mang (AAN). demikian halnya, posisi Calon Bupati dan Walikota usungan Partai Golkar Sulawesi Selatan pun berubah, Setnov sebaiknya mundur sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI, Pungkas Arqam Azikin.

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top