KABUPATEN ENREKANG

Tidak Mendapat Respon Dari Bupati Enrekang, Para Demonstran Ancam Menginap di Kantor Bupati Enrekang

Bupati EnrekangBeritaTuntas.com.- Enrekang. Demonstarsi massa yang tergabung Dalam Aliansi Masyarakat Bersatu Tolak Eksploitasi Alam melakukan unjuk rasa di kantor bupati Enrekang, Selasa (23/5/2017)

Para Demonstran menuntut investor yang melakukan eksploitasi alam di Kabupaten Enrekang untuk angkat kaki.

Selain itu demonstran juga meminta kepada Bapak Bupati Enrekang untuk menemui mereka,dan mengancam akan menginap di kantor bupati jika aksi mereka tidak di respon oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando.

“Kami meminta agar Bapak Bupati menutup semua aktivitas explorasi alam yang ada di kabuapaten enrekang, karena dampak sangat merusak lingkungan,dan berhaparap agar semua perusahaan tersebut angkat kaki dari Enrekang,”

Bupati EnrekangBupati Enrekang

“Kami berharap agar bapak bupati menemui dan merespon aksi kami, jika tidak kami akan menginap di kantor ini sampai aksi kami di respon oleh bapak Bupati Enrekang Muslimin Bando” Teriak salah seorang demonstran

Sekedar di ketahui Eksploitasi alam di kabupaten enrekang belakangan ini sangat marak, mulai dari tambang marmer yang dikelola PT Arung Bungin Groub (ABG) di Lunjen,Kecamatan Buntu Batu. Pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Nindya-Sejahtera di Kecamatan Alla.

Selain itu ada juga Explorasi di bidang perkebunan kelapa sawit oleh Borneo Group yang berencana mengexplorasi lahan di beberapa kecamatan di kabupaten Enrekang

Para demonstaran juga meminta Bupati Enrekang untuk turun tangan menegahi masalah antara masyarakat dan PT Perkebunan Negara (PTPN) yang hingga saat ini belum menemukan jalan keluar.

Dalam aksi ini Sejumlah Personel Polres Enrekang bersama anggota Satpol PP ikut mengamankan jalanya aksi .

—–Baca Juga—–

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top