NASIONAL

Tak Kunjung Selesai, Fadli Zon Desak KPK Investigasi Proyek Bendungan Kareloe

Bendungan KareloeBeritaTuntas.com.- Polemik Proyek Bendungan Kareloe di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berlanjut. Kini datang Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang mensinyalir ada yang tak beres dalam pengerjaan proyek Bendungan Kareloe yang berada di perbatasan Kabupaten Jeneponto dan Gowa tersebut.

Fadli Zon pun tak main main, sampai Fadli meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus melakukan investigasi secara mendalam atas dugaan penyelewengan dana di proyek pembangunan Bendungan Koreloe tersebut.

Iya beranggapan bahwa harusnya proyek pengerjaan bendungan tersebut sudah hampir rampung sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dan mereka terbebas dari kekeringan.Namun sayang pengerjaan proyeknya justru mangkrak.

“Dari sini saja sudah terlihat bahwa ada hajat hidup orang banyak yang jadi korban. Tentu ini layak untuk diinvestigasi, kenapa bisa terjadi,” kata Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (5/5/2017), sebagaimana dikutip dari RMOL.

Bagaimana tidak, papar Fadli Zon, target awal, pengerjaan proyek tersebut akan rampung pada tahun 2017 ini. Tapi pada kenyataannya, jangankan ada perkembangan pembangunan. Untuk membebaskan lahan saja masih terhambat. Padahal sejumlah dana sudah dikantongi Pemda.

“Ini kan harus dibuka, kenapa persoalan pembebasan lahan ini bermasalah, uang pembebasanya ada atau bisa juga diduga habis, KPK harus masuk di situ. Jika dibiarkan ini tentu akan berbahaya dan rakyat yang kembali jadi korbannya, sekali lagi ini bendungan, bukan proyek jalan tol,” desaknya.

Aggaran ganti rugi tanah warga yang disiapkan oleh pemerintah sekitar Rp.100 miliar untuk Luas proyek bendungan 228 hektar. Tapi hingga kini masih banyak warga setempat yang tidak mendapatkan ganti rugi yang layak.

Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun memberi perhatian khusus terhadap pengerjaan proyek tersebut dengan menegur Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo untuk segera merampungkan proyek agar airnya dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat sekitar.

Sekadar diketahui, pembangunan Bendungan Kareloe memakan waktu yang sangat lama di sertai dengan polemik yang terjadi. Tak hanya mengenai penyelesaian proyek yang Fadli Zon pun juga mempermasalhkan mengenai lahan bendungan yang berada di antara 2 kabupaten, Jeneponto dan Gowa tersebut.

(*)

Berita Terkait

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top