NASIONAL

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pimpinan DPR Sepakat Tidak Mengganti Setnov Sebagai Ketua DPR Ri

BeritaTuntas.com.Jakarta. Pasca Di Penetapan Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus E-KTP unsur pimpinan DPR RI bersepakat untuk tidak mengganti Setnov sebagai Ketua DPR RI.

“Tadi malam itu saya sudah mendengar penetapan saya sebagai tersangka,namaun hingga kini saya belum menerima salinan penetapan saya sebagai tersangka ”

Lanjutnya setnov pihaknya sudah meminta kepada KPK agar segera mengirimkan salinan penetapanya sebagai tersangka, agar secepat mungkin pihaknya akan mempelajari alsan penetapanya sebagai tersangka.

Pihak Pimpinan mengaku sudah mengadakan rapat pimpinan dengan kesekjen na, nama dalam rapat tersebut pimpinan mengangap penetapan Setnov sebagai tersangka tidak menganggu jalan jalannya pimpinana di DPR,dan tidak di pandang perlu untuk di adakan pergantian.

Dalam konfersi fers tersebut Fadli Zon mengatakan sesuai pasal 87 ayat 2 Point C UU MD3 menyatakan Pimpinan DPR diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c apabila, dinyatakan bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih

Sesuai pasal 87 ayat 2 Point C UU MD3 saudara setnov belum layak untuk di berhentikanm, karena status yang bersangkutan masih tersangka, dan tidak menggangu kinerja pimpinan DPR RI, apalagi sistem kerja pimpinan adalah Kolektif kolegial, masing-masing pimpinan punya tugas sendiri sendiri.

Setnov di tetapkan tersangka, karena diduga menguntungkan diri atau orang lain atau korporasi. Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan. Novanto diduga ikut mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Setnov pun membantah dugaan KPK tersebut, bahkan setnov juga membantah jiak dirinya telah menerima uang diberi jatah Rp 574 miliar dari total nilai pengadaan e-KTP.

Setnov mengungkapkan tuduhan dirinya menerima uang diberi jatah Rp 574 miliar Itu tidak benar.

Kita sudah melihat pada sidang di tipikor tanggal 03 April 2017 dalam Fakta persidangan saudara Nasaruddin,dalama keterlibatab saya dalam E-KTP tidak ada, dan sudah membantah saya tidak menerima.

—–Baca Juga—–

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaTuntas.com Merupakan Situs Portal Berita Online Yang Menyajikan Merita Terbaru, Terhangat,Dan Terpercaya Seputar Peristiwa Terkini Dengan Berbagai Macam Topik Pembahasan Mulai Dari Hukum ,Ekonomi Bisnis,Politik,Pilkada,Hiburan,Teknologi,dan Berbagai Opini dari Para Tokoh di Segala Bidang.

To Top