OPINI

MAYA, ILUSI DAN KEPALSUAN

MAYA, ILUSI DAN KEPALSUAN

BeritaTuntas.com.- MAYA, ILUSI DAN KEPALSUAN :Ini kisah tentang sebuah dunia yang dihuni oleh para Pencipta Ilusi. Mereka berlomba-lomba unjuk gigi menunjukan siapa yang terhebat melakukan manipulasi. Menciptakan kepalsuan adalah keutamaan di dunia ini. Maya, demikian para penyihir menamai.

Syarat menjadi penghuni Maya adalah bisa menciptakan ilusi. Mengelabui persepsi adalah tema yang paling dikagumi. Kebenaran dan realita adalah dimensi yang harus dikuasai dengan kemahiran mencipta ilusi yang mereka miliki. Kehebatan menyesatkan persepsi adalah penentu kemasyuran para penghuni.

Yang paling jago mengelabui akan di daulat sebagai pemimpin pemegang tampuk kekuasaan tertinggi.

Maya tak menyajikan apapun selain ilusi yang berisi pengelabuan, kebohongan, dan kepalsuan. Semata-mata untuk membingungkan persepsi rasional agar menghasilkan kekeliruan yang keji.

Tujuannya tak lain agar kebenaran termanipulasi; menyesatkan akal sehat insani. Karena prinsipnya setiap yang tersesat dari keberanan tak perlu lagi dikalahkan; kalah dengan sendirinya.Siapa yang berani menjelajah ke dunia ini haruslah memiliki kehebatan yang telah teruji. Agar tidak tersesat dan terbodohi, sebab jika belum teruji,pastilah menjadi menu empuk korban manipulasi.

Maya tak bisa dikalahkan kecuali dengan kebijaksanaan diri. Dalam kebijaksanaan, Maya bukanlah sebuah keutamaan, melainkan sesuatu yang selalu diabaikan. Dengan pengabaian, Maya tak lagi mampu memanipulasi kenyataan dan menciptakan ilusi.
—–
Sebagaimana asalnya, dalam kisah Ramayana, Maya adalah nama sebuah senjata yang digunakan oleh Rahwana untuk menciptakan ilusi dalam alam pikiran Rama.

Tujuannya untuk membingungkan, mengelabui dan mangalahkan Rama.So, jangan sekali kali mencari kebenaran (ketulusuan, keseriusan,dll) di DUNIA MAYA, karena kita tak akan menemukan apapun kecuali kepalsuan dan ilusi. Dalam dunia yang berisi kepalsuan dan ilusi yang ada hanyalah kekeliruan, ujungnya pasti kesalahan. Setiap kesalahan selalu diakhiri secara sempurna oleh penyesalan abadi.
(fs)

Oleh :  dr.Fikri Suadu Direktur Exekutif Indonesia Hospital an Clinic Watch

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaTuntas.com Merupakan Situs Portal Berita Online Yang Menyajikan Merita Terbaru, Terhangat,Dan Terpercaya Seputar Peristiwa Terkini Dengan Berbagai Macam Topik Pembahasan Mulai Dari Hukum ,Ekonomi Bisnis,Politik,Pilkada,Hiburan,Teknologi,dan Berbagai Opini dari Para Tokoh di Segala Bidang.

To Top