BERITA TERKINI

Berangkat Dengan Modal Patungan Orang Tua Pemain,SSB Langsagaga Enrekang Wakili Sulawesi Di Danone Nations Cup 2017 Di Jakarta

  • SSB Langsagaga Enrekang
  • SSB Langsagaga Enrekang

 

BeritaTuntas.com-. Turnamen Danone Nations Cup 2017 mengahasilkan juara baru ,adalah SSB Langsagaga Enrekang asal Kabupaten Enrekang yang menjadi juara regional Sulawesi, setelah mengalahkan tim Bangau Putra (Makassar) di babak final DNC, di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Minggu (15/1/2017), dengan skor 2-1.

Ganjaran atas kemenangan itu, SSB Langsagaga Enrekang berhak menjadi wakil region Sulawesi pada putaran nasional DNC di Jakarta bulan Juli 2017 mendatang.Otomatis, tim asuhan Abdur Rahman itu berpeluang menjadi wakili Indonesia di ajang DNC sedunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Oktober 2017 nanti.

Abdur Rahman selaku pelatih SSB Langsagaga Enrekang, mengaku tak menyangka timnya bisa juara pada ajang ini. Mengingat persiapan mereka yang mepet. “Tentu kita bersyukur dengan hasil ini, meski persiapan kami hanya dua pekan,” katanya.

Berangkat Dengan Hasil Patungan Orang Tua Pemain

Tidak hanya persiapan yang minim, Abdur mengatakan, SSB Langsagaga Enrekang datang ke Makassar dengan menggunakan dana hasil patungan dari orang tua pemain tanpa sepeser pun bantuan pemerintah,bahkan selama pertandingan pun kami hanya nginap dirumah keluarga pemain yang ada di makassar.kita ingin membuktikan bahwa kita bisa juga membuat prestasi tanpa embel embel pemerintah pintahnya.

Abdur sangat bersemagat untuk menatap final Turnamen Danone Nations Cup 2017 di Jakarta ,beliau mengaku akan memperbanyak porsir latihan pemain karna calon lawan kita di jakarta sangat hebat,Unkap pelatih SSB Langsagaga Enrekang tersebut

Sekedar diketahui keikutsertaan SSB Langsagaga Enrekang di Turnamen Danone Nations Cup 2017 ini sudah yang ketiga kali nya ,yang pertama di tahun 2013 dan tahun 2016 dan hanya sanggup sampai ke babak pengisihan,hanya di tahun ini SSB Langsagaga Maiwa berhasil menjadi finalis turnamen bergensi ini, di tahun lalu SSB asal Kabupaten Enrekang juga menjadi raja di turnamen yang sama tapi kali ini SSB tersebut tidak dapat mengikuti turnamen karena di sinyalir melakukan pencurian umur (Identitas pemain tedak Sesuai ) oleh panitia Turnamen .(RED BT)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BeritaTuntas.com Merupakan Situs Portal Berita Online Yang Menyajikan Merita Terbaru, Terhangat,Dan Terpercaya Seputar Peristiwa Terkini Dengan Berbagai Macam Topik Pembahasan Mulai Dari Hukum ,Ekonomi Bisnis,Politik,Pilkada,Hiburan,Teknologi,dan Berbagai Opini dari Para Tokoh di Segala Bidang.

To Top